IEEE Xplore vs ThesisAI
Sementara IEEE Xplore menyediakan akses ke koleksi publikasi akademik yang luas dan layanan penerbitan, ThesisAI merevolusi penulisan akademik dengan pendekatan SATU prompt yang menyusun dokumen ilmiah lengkap hingga 80 halaman dengan kutipan inline secara real-time.
| Fitur | IEEE Xplore | ThesisAI |
|---|---|---|
| Pencari jurnal | ✔ | ✗ |
| Layanan pengeditan bahasa | ✔ | ✗ |
| Penerbitan akses terbuka | ✔ | ✗ |
| Pelacakan penelitian | ✔ | ✗ |
| Makalah akses terbuka | ✔ | ✔ |
| Multibahasa | ✔ | ✔ |
| Menulis dengan SATU prompt | ✗ | ✔ |
| Tulis hingga 80 halaman | ✗ | ✔ |
| Unggah hingga 200 makalah | ✗ | ✔ |
| Ekspor ke Overleaf | ✗ | ✔ |
| Impor Zotero/Mendeley | ✗ | ✔ |
| Selesai dalam 15 menit | ✗ | ✔ |
Sementara IEEE Xplore menyediakan akses ke koleksi publikasi akademik yang luas dengan jutaan unduhan bulanan dan layanan penerbitan yang komprehensif, ThesisAI adalah satu-satunya AI yang dapat menyusun dokumen akademik lengkap dari awal hanya dengan SATU prompt secara real-time. Buat hingga 80 halaman dengan kutipan inline, integrasikan dengan LaTeX, Overleaf, Zotero, dan Mendeley, dan ekspor ke berbagai format termasuk PDF, Word, dan BibTeX. Dengan pencarian makalah otomatis melalui Semantic Scholar dan dukungan untuk lebih dari 20 bahasa, ThesisAI adalah AI paling canggih untuk pembuatan dokumen akademik.