Web of Science vs ThesisAI
Sementara Web of Science menyediakan pengindeksan sitasi komprehensif dengan akses ke lebih dari 22.000 jurnal peer-review di 254 disiplin, ThesisAI merevolusi penulisan akademik dengan pendekatan SATU prompt yang menyusun dokumen ilmiah lengkap hingga 80 halaman dengan kutipan inline secara real-time.
| Fitur | Web of Science | ThesisAI |
|---|---|---|
| Pengindeksan kutipan (22,000+ jurnal) | ✔ | ✗ |
| Metrik faktor dampak | ✔ | ✗ |
| Laporan kutipan jurnal | ✔ | ✗ |
| Multibahasa | ✔ | ✔ |
| Menulis dengan SATU prompt | ✗ | ✔ |
| Tulis hingga 80 halaman | ✗ | ✔ |
| Unggah hingga 200 makalah | ✗ | ✔ |
| Ekspor ke Overleaf | ✗ | ✔ |
| Impor Zotero/Mendeley | ✗ | ✔ |
| Selesai dalam 15 menit | ✗ | ✔ |
Sementara Web of Science menyediakan pengindeksan sitasi komprehensif dengan akses ke lebih dari 22.000 jurnal peer-review di 254 disiplin dan catatan sitasi historis sejak tahun 1900, ThesisAI adalah satu-satunya AI yang dapat menyusun dokumen akademik lengkap dari awal hanya dengan SATU prompt secara real-time. Buat hingga 80 halaman dengan kutipan inline, integrasikan dengan LaTeX, Overleaf, Zotero, dan Mendeley, dan ekspor ke berbagai format termasuk PDF, Word, dan BibTeX. Dengan pencarian makalah otomatis melalui Semantic Scholar dan dukungan untuk lebih dari 20 bahasa, ThesisAI adalah AI paling canggih untuk pembuatan dokumen akademik.